Desa Lung Kebinu Lakukan Pemetaan Spasial PRM-AID untuk Perkuat Data Wilayah dan Potensi Lokal
Lung Kebinu, 30 Agustus 2025 — Pemerintah Desa Lung Kebinu bersama KKI Warsi melaksanakan kegiatan pemetaan spasial sebagai bagian dari implementasi Potensi Ruang Mikro–Aplikasi Informasi dari Desa (PRM-AID). Kegiatan ini berlangsung di rumah Kepala Desa dan dihadiri oleh perangkat desa, perwakilan masyarakat, serta tim dari KKI Warsi.
Pemetaan spasial ini bertujuan untuk mengumpulkan data detail mengenai permukiman, fasilitas umum, fasilitas sosial, sumber daya alam, serta wilayah adat yang ada di Desa Lung Kebinu. Data tersebut nantinya akan diintegrasikan ke dalam PRM-AID sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan, perlindungan wilayah adat, dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Nopal, salah seorang tim GIS KKI Warsi menjelaskan pentingnya pemetaan berbasis partisipatif agar informasi yang dihimpun benar-benar mencerminkan kondisi lapangan. Peserta dilatih untuk mengidentifikasi dan menandai titik-titik penting seperti lokasi rumah penduduk, sekolah, balai desa, tempat ibadah, sumber air, kawasan hutan, serta batas-batas wilayah adat.
“Kegiatan ini tidak hanya untuk mengumpulkan data, tetapi juga untuk memastikan desa memiliki peta yang akurat sebagai alat perencanaan pembangunan dan perlindungan kawasan adat,” ujar Naufal,.
Selama proses pemetaan, peserta bekerja sama dalam kelompok kecil untuk mencatat, memverifikasi, dan memetakan informasi dengan bimbingan teknis dari Nopal, tim Warsi. Warga yang mengenal baik kondisi wilayah turut memberikan masukan penting mengenai batas pemukiman, lokasi fasilitas desa, serta kawasan adat yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat.
Kepala Desa Lung Kebinu menyampaikan apresiasinya atas kerja sama dan dukungan KKI Warsi dalam memperkuat basis data desa. Ia menyebut bahwa pemetaan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan akurasi informasi desa, terutama dalam menghadapi kebutuhan pembangunan dan pengelolaan wilayah di masa depan.
“Dengan adanya peta spasial PRM-AID, kami berharap pembangunan desa bisa lebih tepat sasaran, dan wilayah adat dapat terjaga dengan baik sebagai warisan leluhur,” ungkapnya.
Kegiatan pemetaan spasial yang berjalan lancar ini menjadi salah satu tahapan penting dalam implementasi PRM-AID di Desa Lung Kebinu. Hasil pemetaan nantinya akan digunakan sebagai referensi utama dalam penyusunan RKPDes, program perlindungan lingkungan, serta penguatan identitas wilayah adat desa. Dengan demikian, warga Lung Kebinu semakin memiliki peran aktif dalam menjaga dan merencanakan masa depan desanya.
Penulis: Naufal