KKI Warsi Gelar Sosialisasi PRM-AID dan Tanda Tangani MoU dengan Desa Lung Kebinu

1764909906881.jpg

Lung Kebinu, 11 Maret 2025 — Pemerintah Desa Lung Kebinu bersama masyarakat desa mengikuti kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh KKI Warsi terkait Potensi Ruang Mikro–Aplikasi Informasi dari Desa (PRM-AID). Acara ini berlangsung di kediaman Lepinus, Kepala Desa, dan dihadiri oleh perangkat desa, RT, BPD, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Lung Kebinu

Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan PRM-AID sebagai aplikasi berbasis data desa yang digunakan untuk memetakan potensi wilayah, mendukung perencanaan pembangunan, dan memudahkan penyusunan kebijakan berbasis informasi aktual. Dalam pemaparannya, tim KKI Warsi menjelaskan bagaimana aplikasi tersebut dapat membantu desa dalam mengelola data kependudukan, sumber daya alam, serta ruang permukiman secara lebih efisien.

“PRM-AID memungkinkan desa memiliki sistem informasi yang lengkap, akurat, dan mudah diakses. Dengan demikian, desa dapat mengambil keputusan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” jelas Sugeng Lestari, pemateri dari KKI Warsi.

Warga dan perangkat desa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab. Banyak yang menyampaikan harapan agar aplikasi ini dapat memperkuat kualitas perencanaan dan membantu desa dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara lebih cepat.

Sebagai bentuk kerja sama resmi, kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KKI Warsi dan Pemerintah Desa Lung Kebinu. Melalui MoU tersebut, KKI Warsi berkomitmen mendampingi desa dalam pengumpulan data, pelatihan penggunaan aplikasi, serta pemutakhiran informasi secara berkala. Sementara itu, Pemerintah Desa Lung Kebinu berkomitmen menyediakan data lapangan dan mendukung penuh implementasi sistem ini.

Kepala Desa Lung Kebinu menyampaikan apresiasinya atas dukungan KKI Warsi. “Kami menyambut baik kerja sama ini. Semoga PRM-AID dapat menjadi alat yang membantu desa dalam merencanakan pembangunan yang lebih akurat, partisipatif, dan berbasis kebutuhan warga,” ujarnya.

Dengan adanya sosialisasi dan penandatanganan MoU ini, Desa Lung Kebinu berharap dapat meningkatkan kualitas tata kelola informasi dan memperkuat proses pembangunan desa berbasis data yang terintegrasi. Ini menjadi langkah awal menuju desa yang lebih maju, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Penulis: Naufal

Bagikan post ini: